Dalam rangka menghormati bulan suci Ramadhan 1446 H, tahun 2025, SMPS Pelopor Mandau bekerjasama dengan WBI (Wanita Buddhis Indonesia) Duri menggelar kegiatan “Ramadhan Berbagi” dengan membagikan takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan upaya berbagi kebahagiaan dan keberkahan dengan sesama di bulan yang penuh berkah bagi umat Islam.
Takjil sendiri merupakan makanan atau minuman ringan yang biasanya disantap untuk berbuka puasa dalam bulan Ramadhan. Takjil seringkali berupa makanan atau minuman manis dan segar yang dapat mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
Kegiatan pembagian takjil dilaksanakan pada Sabtu, 15 Maret 2025 di halaman depan Gedung Dhamasekkha Vihara Pubbarama Duri. Pengadaan makanan dan minuman untuk takjil dilakukan dengan berbagai cara, seperti membeli takjil dari pedagang – pedagang kecil, sumbangan atau donatur dari umat Buddha Duri dan orang tua wali murid SMPS Pelopor Mandau
Kegiatan pembagian takjil ini melibatkan aktivitas pengurus OSIS SMPS Pelopor Mandau dengan Kepala Sekolah Ibu Septi Susanti, S.Pd.B.dan para Wanita hebat dari WBI (Wanita Buddhis Indonesia) Duri dibawah pimpinan Ibu Sri Diana. Keterlibatan mereka dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima takjil, tetapi juga memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah. Guru dan siswa merasa terlibat dalam kegiatan sosial yang bermakna dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar Vihara Pubbarama Buddhis Center dan SMPS Pelopor Mandau.
Manfaat utama dalam kegiatan berbagi takjil ini adalah untuk membentuk karakter positif dalam diri para siswa SMPS Pelopor Mandau sebagai bagian dari Profil Pelajar Pancasila. Karakter positif yang dapat dibentuk dan dikuatkan dari kegiatan ini adalah toleransi dan kepedulian sosial yang juga merupakan penerapan dari Sila ke 2 Pancasila yaitu Kemanuisaan Yang Adil dan Beradab.
Tidak hanya melibatkan siswa, staf pengajar SMPS Pelopor Mandau, dan pengurus WBI Duri, juga tokoh agama Buddha Duri, yaitu Yang Mulia Pannadipo Mahathera juga turut serta dalam membagikan takjil kepada masyarakat. Keikutsertaan beliau ini menunjukkan komitmen dan kepedulian atau toleransi yang tinggi dalam berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Dengan kesempatan ini, beliau berharap dapat memberikan inspirasi dan semangat kepada seluruh umat Buddha dan warga sekolah untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Semoga kegiatan berbagi takjil di kesempatan Ramadhan berikutnya dapat terus berjalan dan menjadi momentum untuk memperluas kebaikan serta kasih sayang kepada sesama. Semoga kegiatan ini juga dapat memotivasi lebih banyak lagi warga sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam berbagi kebahagiaan dan keberkahan di bulan suci Ramadhan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam menyukseskan kegiatan ini.