TAHU TERIMA KASIH

Ditulis oleh Parwati, S.Ag pada 28 Jun 2022
TAHU TERIMA KASIH

Tahu terima kasih dalam agama Buddha diistilahkan dengan "Kattanukatavedi". Ajaran Buddha menjelaskan bahwa orang yang sukar ditemukan: 1). Pubbakari: seseorang yang memberikan pertolongan sejati; 2). Kattanukatavedi: seseorang yang menyadari pertolongan yang diberikan pada dirinya dan merasa berterima kasih.(A.I.87)

 

Suatu hal yang memang benar adanya hal tersebut diatas terjadi dalam kehidupan ini. Terutama dalam hal berterima kasih, terkadang lupa untuk berterima kasih. Kita sebagai manusia hendaknya dapat menjadi orang yang tahu terima kasih. Sebagai makhluk sosial, dalam hidup saling membutuhkan satu sama lain, sehingga sudah selayaknya dapat saling membantu. Ketika kita mendapat pertolongan dari orang lain, berterima kasih adalah hal pertama yang seharusnya kita lakukan. Berterima kasih tidak cukup hanya diucapkan saja, tetapi harus diiringi dengan sikap dan perilaku yang baik, yang dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Tahu terima kasih merupakan perilaku luhur, yang dapat mengikis kesombongan dalam diri. Orang yang tahu terima kasih adalah orang yang menyadari pernah ditolong oleh orang lain.

 

Contoh perilaku yang dapat dilakukan sebagai orang yang tahu terima kasih adalah: 1. menghargai pemberian yang sudah diterima, 2. belajar dengan tekun agar hasilnya tidak mengecewakan, karena biaya sekolahnya dibantu oleh orang lain, 3. setelah lulus, bekerja di tempat pihak yang telah membiayai sekolah, sehingga dengan demikian dapat mendukung kemajuan instansi tersebut, 4. menghormati dan menjaga nama baik orang yang telah menolong kita.

 

Beberapa contoh diatas juga dapat dikategorikan perilaku balas budi. Budi baik yang telah kita lakukan dapat juga kita berikan kepada orang lain. Saling berbagi kebaikan tidak akan mengurangi kebaikan yang kita miliki, tetapi justru menambah karma baik bagi kita. Tahu terima kasih merupakan pelaksanaan Dhamma yang dapat membawa berkah kebahagiaan.

 

Melalui tulisan ini, saya mengajak para pembaca yang budiman, mari kita selalu belajar menjadi orang baik, lakukan kebaikan sekecil apapun. Pembiasaan ini yang akan dapat membawa kita untuk dapat menjadi orang yang tahu terima kasih. Terima kasih kepada siapapun yang pernah menolong kita, yang berjasa dalam proses hidup kita. Orangtua, guru, kerabat, saudara, sahabat, teman, tetangga atau yang lain yang pernah berjasa menolong kita hendaknya tidak pernah kita lupa, tetap jaga hubungan baik dengan mereka. Menyadari bahwa kita pernah mendapat pertolongan dari orang lain akan menjadikan kita orang yang rendah hati.

Duri, 27 Juni 2022

Oleh: Parwati, S.Ag

Bagikan: Thumbnail

Copyright ©2024 SEKOLAH PELOPOR DURI. All Rights Reserved